Bisnis impor tidak hanya tentang mencari produk dan menjualnya. Ada banyak istilah teknis yang harus dipahami agar transaksi berjalan lancar. Distributor pemula sering kebingungan dengan istilah-istilah yang digunakan oleh supplier, forwarder, dan bea cukai. Berikut adalah beberapa istilah penting dalam dunia impor dan perdagangan internasional yang wajib Anda ketahui.
Incoterms atau International Commercial Terms adalah standar internasional yang mendefinisikan tanggung jawab antara penjual dan pembeli. Incoterms yang paling umum digunakan adalah FOB (Free On Board), di mana penjual bertanggung jawab hingga barang naik ke kapal. Setelah itu, semua biaya dan risiko menjadi tanggung jawab pembeli. CIF (Cost, Insurance, Freight) berarti penjual menanggung biaya barang, asuransi, dan pengiriman hingga pelabuhan tujuan. Pahami Incoterms yang digunakan dalam kontrak Anda agar tidak terjadi kesalahpahaman.
HS Code atau Harmonized System Code adalah kode klasifikasi barang yang digunakan di seluruh dunia. Setiap produk memiliki HS Code yang menentukan bea masuk, pajak impor, dan persyaratan lainnya. Pastikan Anda menggunakan HS Code yang benar karena kesalahan kode dapat berakibat pada penahanan barang atau denda dari bea cukai. Anda bisa mencari HS Code produk Anda di situs resmi Bea Cukai Indonesia atau melalui jasa forwarding.
L/C atau Letter of Credit adalah surat jaminan dari bank pembeli kepada penjual bahwa pembayaran akan dilakukan sesuai dengan syarat yang disepakati. L/C memberikan keamanan bagi kedua pihak—penjual yakin akan menerima pembayaran dan pembeli yakin barang akan dikirim sesuai spesifikasi. L/C sering digunakan untuk transaksi besar atau dengan supplier yang belum memiliki kepercayaan penuh.
Bill of Lading (B/L) adalah dokumen pengiriman yang dikeluarkan oleh perusahaan pelayaran sebagai bukti bahwa barang telah dimuat ke kapal. B/L berfungsi sebagai tanda terima barang, kontrak pengiriman, dan dokumen kepemilikan. Tanpa B/L, Anda tidak bisa mengambil barang di pelabuhan tujuan.
Dengan memahami istilah-istilah dasar ini, Anda akan lebih percaya diri saat bernegosiasi dengan supplier dan mengurus proses impor. Jangan ragu untuk bertanya kepada jasa forwarding atau konsultan jika ada istilah yang masih membingungkan. Kesalahan kecil dalam memahami istilah bisa berakibat pada kerugian besar.
Incoterms, HS Code, L/C, dan FOB—pahami istilah dasar agar tidak bingung saat bertransaksi
Dunia impor memiliki banyak istilah teknis yang sering membingungkan distributor pemula. Pahami istilah dasar ini agar transaksi lancar.
Jangan direproduksi tanpa izin:Blog-ShopTike » Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Impor dan Perdagangan Internasional
Blog-ShopTike


